Karena tak
pernah bertemu, bersua dan melepas tawa
Karena tak
bisa menyentuh dan memeluk
Jadilah
rindu yang membara
Keinginan
untuk menyapa seperti ingin mencakar rambut
Apa tempo
hati bisa riang kembali?
Sedangkan
waktu belum menjawab
Apa harus
membongkar tembok?
Sedangkan
besi yang jadi dinding pemisah
Duhai
kekasih yang sendiri dikesunyian sana
Meski raga
tak bisa bersua
Coba
rasakan yang ada dihati
Barangkali
renungan kita sama
Karena hati
begitu merindu, jiwa akan terhimpun
Bersatu
walau tak nampak, hanya kita yang rasa
Dan aku
akan datang penuhi keinginan itu
Walau
sebatas silaturrahmi dengan batin
R. Leikawa
Morella, 31 Maret 2015
14.00 WIT